Pantai Batu Limau, Wisata Unik yang Melegenda Milik Karimun

  • Gaffar
  • Oct 20, 2016
Pantai Batu Limau

Ada batu yang mirip dengan kehidupan Manusia? wah ini mah ngawur, mana ada batu yang mirip dengan kehidupan manusia. Jikalau ada pasti menimbulkan pertanyaan yang besar dan menimbulkan rasa penasaran yang teramat tinggi. Namun siapa sangka, Jika hal tersebut memang ada keberadaannya. Wisata tersebut berada di Tanjungbalai Karimun, tepatnya di pulau Kundur.

Baca Juga – Wonderfull Coastal Area Menjadi Wisata Terfavorite di Karimun

Bumi Berazam Merupakan Simboyan dari Tanjungbalai Karimun, Memiliki wisata yang begitu banyak nan indah dengan masyarakat yang kental atas adat dan istiadatnya. Mulai dari tata bahasa yang digunakan. Jadi, jika anda ke Karimun anda akan disambut dengan hangat oleh masyarakat karimun atas keramah-tamahaannya. Uniknya Karimun masih menggunakan bahasa melayu yang kental seakan-akan anda berada di negara tetangga.

Pantai Batu Limau
Pantai Batu Limau

Berbicara tentang masyarakat, Karimun juga memiliki wisata yang paling unik, kenapa paling unik? Karena di indonesia hanya beberapa tempat yang hampir sama dengan wisata satu ini. Sejauh yang saya cari, di Indonesia hanya memiliki 3 Destinasi wisata ini, yaitu satu di gua pangadaran, satu lagi di Raja Ampat dan yang terakhir di Karimun. Namun jikalau dilihat yang paling mirip dan unik berada di Pulau Kundur, Karimun. Hanya saja di Karimun masih belum tersebar secara luas di seluruh Indonesia. Tidak usah Kawatir, Wisatago akan menjelaskan secara rinci mengenai wisata ini.

Baca Juga – 10 Tempat Wisata Sejarah Kabupaten Karimun yang Membuat Kamu ingin Belajar Sejarah

Nama wisata ini adalah Pantai Batu Limau yang terletak di Desa Batu Limau, Pulau Ungar, Kec. Kundur. di Pantai Batu Limau ini merupakan tempat akses terbaik untuk melihat terbitnya matahari dibalik berbatuan yang unik. Keunikan berbatuan yang dimiliki pantai batu limau ini banyak mendatangkan pertanyaan-pertanyaan, serta akan membuat anda geleng-geleng kepala atas bentuk yang menyerupai alat kelamin. Bukan hanya satu alat kelamin, melainkan berpasangan. Kemiripan bentuk dari berbatuan ini mendatangkan wisatawan mancanegara untuk melihat secara langsung. woww unik kan??

Wisata Batu Limau
Wisata Batu Limau

Jika melihat bentuk-bentuk dari berbatuan ini, teringat film laskar pelangi yang pernah syuting di Belitung. Hanya saja kondisi lautan dari pantai batu limau ini masih keruh tidak sejernih di belitung. Namun pemandanangan dari pantai ini sangat menakjubkan untuk anda kunjungi.

Batu kemalau lelaki
Batu kemalau lelaki

Sebagian masyarakat Batu limau memanfaatkan batu-batu ini untuk membuat rumah, pondasi dan sebagainya, karena batu ini mengandung partikel yang begitu kuat dan tahan lama. Menurut Kepercayaan Masyarakat setempat bahwa sebagian dari batu-batu ini memiliki petuah dan langenda tersendiri. Dahulu kala pada masa kerajaan Riau-Lingga Tempat ini pernah dijadikan tempat mesum(maaf) oleh permaisuri bersama panglimanya. Atas kejadian yang dilakukan permaisuri akhirnya diketahui oleh raja. Raja pun murka dan marah. Sehingga dengan perbuatan yang menimpa permaisuri bersama panglimanya dikutuk oleh raja.

Batu Kelamin Cowo
Batu Kelamin Cowo

Jenis-jenis bebatuan yang memiliki bentuk-bentuk unik tersebut antara lain berupa batu kelamin pria, batu kelamin perempuan, batu panci, batu  lesung, batu bilik kamar, batu pengantin, batu sendok, batu kapal dan batu limau. Sama halnya seperti yang ada dirumah.

Batu apa yaa?? jgn ngeres
Batu apa yaa?? jgn ngeres

“Makanya banyak kita temukan berbagai macam batu disini, Dengan ini kejadian ini mengingatkan dan memberi pesan kepada kita Untuk tidak berbuat zina.karena dosanya juga yang begitu besar yang kita akan tanggung di akhirat nanti.”

Sejarah

Ribuan tahun dahulu kita pernah belajar sejarah ada namanya zaman batu atau zaman purba, pada waktu zaman batu, semua peralatan untuk berburu, bercocok tanam, memasak, dll mengunakan batu termasuk mengukir batu.

Baca juga – Unik nan Ajaib Wisata Kolam Air Panas di Karimun, Salah Satunya yang Ada di Kepri

Batu-batu yang ada di batu limau bagitu unik karna uniknya batu ini ada yang berbentuk menyerupai bungkusan, sendok, bilik (kamar), dua pasang pengantin, dan (maaf) berbentuk kemaluan laki-laki dan perempuan. Termasuk buah limau (jeruk).Batu-batu yang berbentuk tersebut menurut hemat penulis di ukir pada waktu zaman batu, atau mungkin zaman-zaman dahulu. Secara logika batu-batu ini diukir sangat rasional karna apa rasional bahwa dahulu tidak ada pena, tidak ada kertas dan tidak tinta untuk melukiskan hal-hal tersebut, sehinga dilukiskan dan diukurikanlah di batu-batu, termasuk waktu zaman nabi dahulu belum ada kertas menulis ayat-ayat allah itu di daun-daun pohon, batang kayu atau kulit binatang.

batu kemaluan cewe (maaf)
batu kemaluan cewe (maaf)

Nama desa batu limua kononya diambil dari batu yang bergantung diatas batu di dekat laut batu limau yang sering dikata masyarak setempat adalah batu limau, menurut hemat penulis buah yang bulat itu banyak, bukan hanya buah limau (jeruk) , ada kuini, apel, durian dan banyak lagi buah-buahan yang berbentuk bulat maaf termasu buah Zakar. Dan hemat penulis lagi diberinya nama desa batu limau masih juga menyimpan misterius bukan berdasarkan dari batu yang bulat yang ada di batu limau, dan kenapa batu yang bulat yang ada di batu limau dikatakan masyarakat setempat adalah buah limau.

Entah benar-entah tidak dari ceirita ini, tapi sampai saat ini batu limau sering dikunjungi wisata-wisata baik dari dalam negeri maupu dari luar negeri Singapore, Malaysia dan cina. Karna batu ini memiliki ciri khas yang sangat berbeda dari batu-batu yang ada di di indonesia pada umumnya.

Batu Bilik Kamar
Batu Bilik Kamar

Cerita demi cerita terus berkembang dari nenek moyang kita sampai saat ini batu ini belum juga terungkap kebenaranya masih menyimpan misteri tersendiri yang entah sampai kapan mitos ini akan terus berkembang dan terungkap kebenaranya!

Batu yang aneh, berbentuk ada yang menyerupai jenis kelamin manusia, bungkusan, batu bilik, sendok, dll, batu-batu inilah yang menjadi handalan keluarah alai dan objek wisata desa batu limau,yang terus dikunjungi masyarakat dalam maupun luar untuk melihat fenomena alam yang ajaib. sumber

batu penganten
batu penganten

Letak Geografi

Kabupaten Karimun memiliki luas wilayah 7.984km2 dengan batas-batas wilayah :

  1. Sebelah utara dengan negara singapura dan semenanjung malaysia
  2. Sebelah timur dengan Kota Batam
  3. Sebelah selatan dengan kecamatan ketaman dan kabupaten Indragiri Hilir
  4. Sebelah barat dengan Kecamatan Rangsang, kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Bengkalis, dan Kecamata Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan.

Kabupaten karimun merupakan daerah Kepulauan dengan Jumlah pulau seluruhnya 198 buah yang tersebut pada 3 gugusan pulau-pulau, Yaitu gugusan kepulauan Kundur dengan jumlah pulau 58 buah yang baru di huni 17 buah, gugusan kepulauan Karimun sebanyak 48 buah yang dihuni 15 buah pulau, dan gugusan kepualauan moro sebanyak 92 buah pulau dan baru di huni sebanyak 35 buah pulau. Tentunya pantai Telunas ini pada gugusan Kecamatan Moro dan bersebelahan langsung dengan pulau Batam.

batu kapal
batu kapal

Budaya Masyarakat setempat

Sebagian Masyarakat Pulau Sugi merupakan penghuni menetap dan sebagian lagi adalah pendatang, Kebudayaan Masyarakat pulau Sugi Merupakan Budaya Masyarakat Melayu. sekarang ini masyarakat Karimun dipimpin Oleh orang yang benar-benar asli Karimun, Yaitu Bpk Ainur Rafiq sebagai Bupati Karimun. Jumlah penduduk Karimun semakin tahun semakin meningkat di tahun 2000 jumlah penduduk Karimun mencapai 174.733 Jiwa dan pertumbuhan penduduk 10 tahun terakhir adalah 1,93% rata-rata pertahun. Dengan memiliki masyarakat yang Berazam Maka karimun meliki visi “Terwujudnya Kabupaten yang maju, Mandiri dan Berbudaya, dilandasi Iman dan Taqwa”.

batu piring
batu piring

Mata Pencaharian Masyarakat setempat

Potensi Utama Masyarakat Karimun Berasal dari galian tambang yakni Granit, Timah, serta Pasir laut. Dilihat dari segi Mata Pencaharian Masyarakat karimun, maka 48,63% Bergerak pada sektor  Pertanian, 14,56% pada sektor Perdagangan, 15,38% pada sektor jasa, 7,69% pada sektor Pertambangan, 5,77% pada sektor Kontruksi. 1,65% pada sektor Industri dan 0.55% bergerak disektor lain. Mata Pencaharian Masyarakat yang ada desa Batu Limau adalah kebanyakan Petani dan sebagian Nelayan.

Lokasi Menuju Wisata dari berbagai tempat

Akses lokasi kesana yaitu dari pelabuhan Tanjung Batu naik perahu pancung ke pelabuhan Alai selama 10 menit, dilanjutkan naik ojek ke pantai Batu Limau selama 15 menit. Ongkos perahu tempel : Rp 3.000,- (dewasa), Rp 2.000,- (pelajar). Ongkos ojek : Rp 8.000,- (sekali jalan), Rp 20.000,- (antar jemput dari pelabuhan Alai  ke pantai Batu Limau). Tukang ojek kebanyakan berada di dekat pelabuhan Alai, jadi kita harus janjian dengan minta nomor hp tukang ojek yang kita tumpangi. Itulah kenapa ongkos antar jemput lebih mahal

Kondisi Jalur Wisata

Untuk kondisi jalur wisata, maka anda harus menggunakan kendaraan laut dan darat. untuk dilaut anda bisa menaiki perahu tempel, sedangkan di darat anda bisa naik ojek untuk menuju kelokasi.

Fasilitas Wisata

Untuk fasilitas yang ada di Pantai Batu Limau ini masih terbilang minim, untuk itu pemerintah Kabupaten Karimun melakukan renovasi dan pembangunan wisata-wisata favorite yang ada diwilayah Kabupaten Karimun.

Paket Wisata

Untuk paket wisata bisa hubungi nomor yang tertera dibawah.

No Kontak Jasa Paket Wisata

Promotion Departement
Address:
Jln. Jendral Sudirman. Gedung C. Lt.2 Tanjung Balai Karimun, KARIMUN Kepulauan Riau 29661 INDONESIA
Email: bidangpromosiatraksipariwisata@gmail.com
Phone: 0777-7360663
Fax: 0777-7360663
http://karimuntourism.com

Jadwal Kapal

jadwal Kapal Dari Batam Ke Karimun, dan dari Karimun ke Batam
Berikut ini adalah Jadwal keberangkatan Kapal Ferry Mv. Oceanna (update Februari 2015) :
Dari Harbour Bay Batam menuju ke Tanjung Balai Karimun :

Harbour Bay Batam menuju ke Tanjung Balai Karimun Tanjung Balai Karimun menuju ke Harbour Bay Batam
07.15 WIB
09.00 WIB
11.00 WIB
13.00 WIB
15.15 WIB
17.00 WIB
07.00 WIB
09.15 WIB
11.00 WIB
13.00 WIB
15.15 WIB
17.00 WIB

Peta Pulau Kundur

Related Post :