Pantai Pulau Merah Banyuwangi: Tips, Harga Tiket, Kuliner, Lokasi, Fasilitas dan Spot

  • Risma Kurniah
  • Jul 04, 2025

Pantai Pulau Merah Banyuwangi: Tips, Harga Tiket, Kuliner, Lokasi, Fasilitas dan Spot – Bayangkan pasir selembut bedak yang memerah keemasan di bawah sentuhan mentari senja, ombak berkejaran menyisir bibir pantai, dan sebuah bukit hijau menjulang gagah seolah menjaga keindahan tersembunyi ini. Hai, para pencinta petualangan dan pemburu senja! Sudah siapkah kalian untuk terpikat oleh pesona magis sebuah destinasi yang tak hanya menawarkan keindahan visual, tapi juga pengalaman tak terlupakan? Izinkan saya mengajak kalian menyelami keajaiban Pantai Pulau Merah Banyuwangi, sebuah permata tersembunyi di ujung timur Pulau Jawa yang siap memanjakan mata dan jiwa kalian.

Pantai Pulau Merah, atau yang dulu dikenal dengan nama Pantai Ringin Pitu, bukanlah sekadar hamparan pasir dan deburan ombak biasa. Ia adalah sebuah simfoni alam yang memadukan keindahan geologis, kekayaan budaya, dan keramahan masyarakat lokal. Nama “Pulau Merah” sendiri berasal dari bukit kecil yang terletak di dekat pantai, yang tanahnya berwarna merah menyala. Warna ini semakin dramatis saat terkena pancaran sinar matahari terbenam, menciptakan pemandangan yang sungguh memukau dan sulit dilukiskan dengan kata-kata. Tapi, tahukah kalian, keindahan pantai ini tak hanya sebatas visual? Ada cerita panjang dan menarik di balik setiap butir pasirnya, setiap hembusan anginnya, dan setiap senyum ramah penduduknya.

Pantai Pulau Merah Banyuwangi: Tips, Harga Tiket, Kuliner, Lokasi, Fasilitas dan Spot
Pantai Pulau Merah Banyuwangi yang mempesona – Sumber: parahitatour.com

Banyuwangi, yang kini dikenal sebagai “The Sunrise of Java”, memang menyimpan segudang pesona yang siap dieksplorasi. Dari kawah Ijen yang memesona dengan api birunya yang melegenda, hingga alas Purwo yang menyimpan misteri dan keangkeran, Banyuwangi seolah tak pernah kehabisan kejutan untuk para pelancong. Namun, di antara semua destinasi wisata yang ada, Pantai Pulau Merah memiliki daya tarik tersendiri. Ia adalah oase ketenangan di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, tempat di mana kita bisa sejenak melupakan segala beban dan menikmati keindahan alam yang masih alami dan terjaga. Pantai ini menawarkan pengalaman yang berbeda, pengalaman yang menyentuh hati dan membekas dalam ingatan.

Bukan hanya keindahan alamnya yang memukau, Pantai Pulau Merah juga menawarkan berbagai aktivitas menarik yang bisa kalian coba. Bagi para penggemar olahraga air, ombak di pantai ini cukup menantang untuk berselancar, bahkan seringkali menjadi lokasi kompetisi selancar tingkat nasional maupun internasional. Bagi yang lebih suka bersantai, kalian bisa menikmati keindahan pantai sambil berjemur, bermain pasir, atau sekadar menikmati es kelapa muda segar di bawah payung pantai. Tak hanya itu, kalian juga bisa menjelajahi bukit Pulau Merah, menyaksikan pemandangan pantai dari ketinggian, dan mengabadikan momen-momen indah dalam jepretan kamera. Bahkan, bagi yang tertarik dengan budaya lokal, kalian bisa berinteraksi dengan masyarakat sekitar, belajar tentang tradisi mereka, dan mencicipi kuliner khas Banyuwangi yang lezat.

Jadi, bagaimana? Sudah mulai terbayang keindahan Pantai Pulau Merah? Percayalah, apa yang kalian lihat di foto atau video tidak akan pernah bisa menggantikan pengalaman langsung berada di sana, merasakan pasirnya yang lembut di kaki, mendengar deburan ombaknya yang menenangkan, dan menyaksikan sendiri keindahan matahari terbenamnya yang memukau. Nah, sebelum kalian benar-benar terbang ke Banyuwangi dan membuktikan sendiri keajaiban Pantai Pulau Merah, mari kita telusuri lebih dalam lagi tentang sejarahnya, aktivitas menarik yang bisa dilakukan di sana, dan tips-tips penting agar perjalanan kalian semakin menyenangkan dan tak terlupakan. Siap untuk berpetualang lebih jauh?

Oke siap! Ini dia konten wisata ULTRA LENGKAP untuk Pantai Pulau Merah Banyuwangi. Dijamin, setelah baca ini, kamu langsung pengen packing dan berangkat!

Sejarah dan Latar Belakang Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Bayangin deh, jauh sebelum jadi primadona wisata, Pulau Merah itu cuma pulau kecil biasa yang dikenal warga lokal dengan nama Pulau Mejangan. Pulau ini sebenernya udah ada dari dulu banget, tapi baru mulai dilirik sekitar tahun 1990-an. Nah, kenapa bisa jadi “Pulau Merah”? Konon katanya, tanah di pulau ini emang berwarna merah karena kandungan mineralnya yang tinggi. Ada juga cerita lain, pas jaman penjajahan dulu, pulau ini jadi tempat persembunyian pejuang, dan sering terjadi pertumpahan darah di sana. Jadi, merahnya ya karena itu… tapi yang soal tanah lebih masuk akal sih, hehe.

Perkembangannya lumayan cepet nih. Awalnya cuma jadi tempat main anak-anak desa, lama-lama makin banyak yang penasaran. Terus, sekitar tahun 2000-an, pemerintah daerah mulai ngembangin fasilitasnya. Jalanan diperbaiki, dibangun penginapan sederhana, dan mulai dipromosiin ke wisatawan. Yang paling ngebantu popularitasnya ya pas ada event surfing internasional di tahun 2013. Sejak itu, Pulau Merah langsung jadi buah bibir di kalangan surfer dan traveler.

Nilai historis dan budayanya juga lumayan kental. Buat masyarakat lokal, Pulau Merah ini bukan cuma tempat wisata, tapi juga bagian dari identitas mereka. Dulu, sering ada upacara adat Melasti di pantai ini, buat nyucikan diri sebelum hari raya Nyepi. Sekarang sih udah jarang, tapi masih ada beberapa ritual kecil yang dilakuin warga sekitar. Oh iya, keberadaan pulau ini juga jadi sumber inspirasi buat seniman lokal. Banyak lukisan dan lagu yang terinspirasi dari keindahan Pulau Merah.

Soal pelestarian, pemerintah daerah dan masyarakat sekitar juga sadar banget pentingnya menjaga Pulau Merah. Mereka rutin ngadain bersih-bersih pantai, ngelarang pembangunan yang merusak lingkungan, dan ngawasin aktivitas wisatawan biar gak buang sampah sembarangan. Ada juga program edukasi buat anak-anak sekolah tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Keren kan?

Fakta uniknya nih, sebenernya Pulau Merah itu bukan pulau beneran! Itu daratan yang nyambung sama pantai pas air laut lagi surut. Jadi, pas air pasang, baru deh keliatan kayak pulau. Satu lagi, pasir di Pulau Merah itu beda sama pasir pantai lain. Warnanya agak kemerahan dan lebih lembut. Cobain deh, pasti betah main pasir di sana!

Lokasi dan Geografis

Pantai Pulau Merah ini lokasinya ada di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Koordinatnya sekitar 8°34’54” Lintang Selatan dan 114°15’56” Bujur Timur. Ketinggiannya sekitar 20 meter di atas permukaan laut. Luas areanya lumayan gede, sekitar 200 hektar, termasuk pantainya, pulau kecilnya, dan area sekitarnya. Yang bikin unik, di tengah-tengah pantai ada bukit kecil yang jadi ikon Pulau Merah. Bukit ini tingginya sekitar 200 meter dan bisa didaki pas air laut lagi surut.

Lingkungan sekitarnya juga gak kalah keren. Di sebelah utara, ada deretan perbukitan hijau yang bikin pemandangan makin dramatis. Di sebelah selatan, langsung menghadap Samudera Hindia yang luas. Terus, di sekitar pantai juga ada beberapa area persawahan dan perkebunan warga. Jadi, selain pantai, kamu juga bisa nikmatin suasana pedesaan yang asri.

Soal iklim, Banyuwangi itu termasuk daerah tropis. Suhu rata-ratanya sekitar 27-30 derajat Celcius sepanjang tahun. Musim terbaik buat ke Pulau Merah ya pas musim kemarau, sekitar bulan April sampai Oktober. Soalnya, pas musim hujan, ombaknya suka gede dan kadang ada peringatan cuaca ekstrem. Jadi, pantengin terus perkiraan cuaca sebelum berangkat ya!

Flora dan fauna di sekitar Pulau Merah juga lumayan beragam. Di sekitar pantai, banyak tumbuh pohon kelapa, pandan, dan tanaman pantai lainnya. Di bukitnya, ada beberapa jenis burung laut dan hewan kecil lainnya. Kalau beruntung, kamu juga bisa nemuin penyu yang lagi bertelur di pantai. Tapi inget ya, jangan ganggu mereka!

Sayangnya, Pulau Merah ini belum punya zona konservasi resmi. Tapi, pemerintah daerah dan masyarakat sekitar terus berupaya buat menjaga kelestarian alamnya. Mereka ngadain program penanaman pohon, ngawasin aktivitas penangkapan ikan, dan ngedukasi wisatawan buat gak ngerusak lingkungan.

Cara Mencapai Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Buat yang dari luar kota, biasanya pada milih naik pesawat atau kereta dulu. Dari Bandara Internasional Banyuwangi (BWX), jarak ke Pulau Merah itu sekitar 80 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 2-3 jam, tergantung kondisi lalu lintas. Kalau naik kereta, turun di Stasiun Banyuwangi Kota, terus lanjut naik transportasi lain ke Pulau Merah. Jaraknya sama kayak dari bandara, sekitar 80 kilometer.

Kalau mau naik transportasi umum, dari terminal Banyuwangi ada bus jurusan Pesanggaran. Nanti, turun di pertigaan dekat Pasar Pesanggaran, terus lanjut naik ojek atau angkot ke Pulau Merah. Tarif busnya sekitar Rp 15.000 – Rp 20.000, tergantung jarak. Tapi, jadwalnya gak terlalu sering, jadi harus sabar nunggu ya.

Paling enak sih emang bawa kendaraan pribadi, entah itu mobil atau motor. Rutenya gampang kok, tinggal ikutin aja jalan utama ke arah selatan. Kondisi jalannya juga udah lumayan bagus, meskipun ada beberapa bagian yang agak rusak. Tapi tetep hati-hati ya, apalagi kalau bawa motor.

Alternatif lain, kamu bisa pake taksi online atau rental kendaraan. Gojek dan Grab udah ada di Banyuwangi, tapi jangkauannya masih terbatas. Kalau mau lebih fleksibel, mending rental mobil atau motor aja. Banyak kok penyedia rental lokal yang nawarin harga murah. Tinggal browsing aja di internet.

Soal parkir, di Pulau Merah udah disediain area parkir yang lumayan luas. Biayanya sekitar Rp 5.000 buat motor dan Rp 10.000 buat mobil. Keamanannya juga lumayan terjamin, soalnya ada petugas parkir yang jagain. Tapi, pas musim liburan, area parkirnya suka penuh. Jadi, datengnya agak pagian ya, biar kebagian tempat.

Daya Tarik Utama di Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Daya tarik utama Pulau Merah ya jelas bukit merahnya itu! Bukit ini jadi ikon yang paling sering difoto wisatawan. Selain itu, pantainya juga indah banget, dengan pasir yang lembut dan ombak yang lumayan gede. Cocok buat surfing atau sekadar main air. Oh iya, sunset di Pulau Merah juga terkenal keren banget. Langitnya bisa berubah jadi warna-warni yang memukau.

Spot foto terbaik? Banyak banget! Pertama, ya di depan bukit merahnya itu. Ambil foto dari berbagai angle, pasti hasilnya bagus semua. Kedua, di atas bukit pas air laut lagi surut. Dari sana, kamu bisa ngeliat pemandangan pantai dari ketinggian. Ketiga, pas sunset. Cari spot yang pas, terus abadikan momen matahari terbenam yang romantis.

Selain pantai, di sekitar Pulau Merah juga ada beberapa atraksi alam lain yang menarik. Ada air terjun kecil yang lokasinya agak tersembunyi di balik perbukitan. Ada juga beberapa gua yang bisa dieksplorasi pas air laut lagi surut. Tapi, tetep hati-hati ya, jangan sampe nyasar.

Untuk atraksi buatan, sebenernya gak terlalu banyak sih. Tapi, di sekitar pantai udah dibangun beberapa gazebo dan tempat duduk buat wisatawan. Ada juga beberapa warung makan yang nawarin menu seafood segar. Lumayan buat ngisi perut setelah puas main air. Untuk memahami lebih dalam budaya Jawa, Museum Ullen Sentalu, menawarkan pengalaman yang tak terlupakan

Kalau soal atraksi budaya, biasanya ada upacara adat Melasti yang dilakuin warga sekitar sebelum hari raya Nyepi. Tapi, jadwalnya gak tentu, tergantung kalender adat. Jadi, harus cari informasi dulu sebelum dateng ya.

Objek Wisata Unggulan

  • Bukit Merah: Ikon utama Pulau Merah. Bisa didaki pas air laut surut. Waktu terbaik: pagi atau sore hari.
  • Pantai Pulau Merah: Pasir lembut, ombak lumayan gede, cocok buat surfing. Waktu terbaik: pagi atau sore hari.
  • Sunset Point: Spot terbaik buat ngeliat matahari terbenam. Waktu terbaik: sore hari.
  • Air Terjun Mini: Lokasinya tersembunyi di balik perbukitan. Waktu terbaik: pagi hari.
  • Gua Alam: Bisa dieksplorasi pas air laut surut. Waktu terbaik: pagi atau sore hari.

Kegiatan dan Aktivitas Menarik

  • Surfing: Ombaknya lumayan gede, cocok buat surfer pemula dan menengah. Durasi: fleksibel. Tingkat kesulitan: sedang. Peralatan: papan surfing (bisa disewa). Harga: sewa papan sekitar Rp 50.000 – Rp 100.000.
  • Berenang: Di area yang ombaknya gak terlalu gede. Durasi: fleksibel. Tingkat kesulitan: mudah. Peralatan: baju renang. Harga: gratis.
  • Main Pasir: Pasirnya lembut banget, cocok buat main anak-anak. Durasi: fleksibel. Tingkat kesulitan: mudah. Peralatan: ember, sekop. Harga: gratis.
  • Naik Bukit: Pas air laut surut, bisa naik ke atas bukit. Durasi: sekitar 1-2 jam. Tingkat kesulitan: sedang. Peralatan: sepatu yang nyaman. Harga: gratis.
  • Foto-foto: Abadikan momen indah di Pulau Merah. Durasi: fleksibel. Tingkat kesulitan: mudah. Peralatan: kamera, smartphone. Harga: gratis.

Fasilitas Lengkap

Fasilitas umum di Pulau Merah udah lumayan lengkap. Ada toilet umum yang bersih, mushola buat yang mau sholat, dan area parkir yang luas. Untuk P3K, biasanya ada di posko penjaga pantai. Tapi, lebih baik bawa sendiri ya, buat jaga-jaga.

Sayangnya, fasilitas khusus buat penyandang disabilitas masih terbatas. Belum ada jalur khusus atau kursi roda yang disediain. Tapi, petugas di sana biasanya siap ngebantu kalau ada yang butuh bantuan.

Untuk layanan tambahan, ada beberapa warung yang nyediain loker buat nyimpen barang. Tapi, gak semuanya ada lokernya. Soal charging station, belum ada nih. Jadi, pastikan powerbank kamu udah full ya sebelum berangkat.

Kalau butuh fasilitas kesehatan, ada klinik kecil di sekitar pantai. Tapi, kalau butuh penanganan yang lebih serius, harus ke rumah sakit di kota Banyuwangi. Jaraknya sekitar 2 jam dari Pulau Merah.

Area istirahat juga lumayan banyak. Ada gazebo, bangku, dan taman kecil yang bisa dipake buat santai. Tapi, pas musim liburan, biasanya penuh banget. Jadi, datengnya agak pagian ya, biar kebagian tempat.

Fasilitas & Layanan Tersedia

  • Toilet: Lokasi: dekat area parkir dan warung makan. Jumlah: lumayan banyak. Kondisi: bersih. Biaya: Rp 2.000.
  • Tempat Ibadah: Jenis: mushola. Lokasi: dekat area parkir. Kapasitas: sekitar 20 orang. Fasilitas pendukung: tempat wudhu, mukena, sajadah.
  • Area Parkir: Kapasitas: luas. Jenis kendaraan: motor, mobil, bus. Biaya: motor Rp 5.000, mobil Rp 10.000, bus Rp 20.000. Keamanan: ada petugas parkir.
  • Pusat Informasi: Lokasi: dekat pintu masuk. Jam operasional: 08.00 – 17.00. Layanan yang disediakan: informasi wisata, peta, brosur.
  • ATM & Money Changer: Belum ada di area Pulau Merah. Harus ke kota Banyuwangi.
  • Wifi & Telekomunikasi: Provider: Telkomsel dan Indosat. Kecepatan: lumayan. Area jangkauan: terbatas. Biaya: tergantung paket data.
  • Spot Foto: Lokasi: bukit merah, pantai, sunset point. Jenis: alam. Waktu terbaik: pagi dan sore hari.
  • Akses Difabel: Terbatas. Belum ada fasilitas khusus.
  • Layanan Medis: P3K: di posko penjaga pantai. Klinik: ada di sekitar pantai. Rumah sakit terdekat: di kota Banyuwangi.
  • Area Bermain Anak: Lokasi: dekat warung makan. Jenis permainan: ayunan, perosotan. Pengawasan: orang tua.

Aktivitas dan Atraksi di Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Atraksi utama di Pulau Merah ya jelas pemandangan alamnya. Kamu bisa nikmatin keindahan pantai, bukit merah, dan sunset yang memukau. Gak ada jadwal khusus sih, soalnya alam kan gak bisa diatur, hehe. Tapi, waktu terbaik buat dateng ya pas pagi atau sore hari.

Untuk kegiatan budaya, biasanya ada upacara adat Melasti yang dilakuin warga sekitar sebelum hari raya Nyepi. Tapi, jadwalnya gak tentu, tergantung kalender adat. Jadi, harus cari informasi dulu sebelum dateng ya.

Sayangnya, belum ada aktivitas edukasi yang disediain di Pulau Merah. Tapi, kamu bisa belajar banyak tentang alam dan budaya dari masyarakat sekitar. Ajak ngobrol aja, pasti mereka seneng kok.

Untuk hiburan anak, ada area bermain kecil di dekat warung makan. Ada ayunan dan perosotan yang bisa dipake buat main. Tapi, tetep awasin ya, jangan sampe kenapa-kenapa. Untuk memudahkan pencarian, Anda dapat menemukan Daftar Lowongan Kerja Indonesia yang terkurasi berdasarkan kategori dan lokasi
.

Belum ada program khusus kayak sunset tour atau sunrise trek di Pulau Merah. Tapi, kamu bisa ngatur sendiri kok. Dateng aja pas sore atau pagi hari, terus cari spot yang pas buat nikmatin pemandangan.

Jadwal Atraksi & Pertunjukan

Nama Atraksi Jadwal Durasi Lokasi Harga (Rp)
Sunset di Pulau Merah Setiap hari 1 jam Pantai Gratis
Sunrise di Pulau Merah Setiap hari 1 jam Pantai Gratis
Naik Bukit Merah Saat air surut 2 jam Bukit Merah Gratis
Surfing Setiap hari Fleksibel Pantai Sewa papan: 50.000 – 100.000
Upacara Melasti (jika ada) Tidak tentu Tergantung upacara Pantai Gratis

Informasi Tiket & Reservasi

Untuk masuk ke Pulau Merah, kamu gak perlu beli tiket. Cukup bayar biaya parkir aja. Tapi, kalau mau sewa papan surfing atau beli makanan dan minuman, ya tetep harus bayar ya, hehe. Informasi mengenai perjalanan Anda selanjutnya bergantung pada Jadwal Kapal Feri yang akurat

Gak ada sistem reservasi di Pulau Merah. Dateng aja langsung, terus nikmatin semua keindahannya. Tapi, pas musim liburan, biasanya rame banget. Jadi, datengnya agak pagian ya, biar kebagian tempat parkir dan spot yang bagus.

Gak ada promo atau diskon khusus di Pulau Merah. Harganya tetep sama sepanjang tahun. Tapi, kalau kamu pinter nawar, mungkin bisa dapet harga lebih murah pas beli oleh-oleh atau makanan.

Gak ada kebijakan pembatalan atau refund di Pulau Merah. Soalnya, gak ada tiket yang harus dibeli. Tapi, kalau kamu udah pesen penginapan atau sewa kendaraan, coba deh tanya ke penyedianya, siapa tau bisa di-refund.

Gak ada paket wisata khusus ke Pulau Merah. Tapi, kamu bisa cari sendiri di internet. Banyak kok agen travel yang nawarin paket wisata ke Banyuwangi, termasuk Pulau Merah. Untuk mengetahui perkiraan waktu sampai, Jadwal Kedatangan Kapal dapat menjadi informasi yang sangat berguna

Daftar Harga Tiket Terbaru

Jenis Tiket Harga Weekday Harga Weekend Harga Libur Nasional Fasilitas
Tiket Dewasa Gratis Gratis Gratis
Tiket Anak-anak Gratis Gratis Gratis
Tiket Lansia Gratis Gratis Gratis
Tiket Rombongan Gratis Gratis Gratis
Tiket VIP/Special Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada

Paket Wisata Tersedia

  • Paket Keluarga: Biasanya termasuk transportasi, penginapan, makan, dan tiket masuk ke beberapa tempat wisata di Banyuwangi. Harga: tergantung agen travel. Syarat: minimum 2 orang.
  • Paket Honeymoon: Biasanya termasuk penginapan romantis, makan malam spesial, dan aktivitas seru lainnya. Harga: tergantung agen travel. Syarat: minimum 2 orang.
  • Paket Grup: Biasanya termasuk transportasi, penginapan, makan, dan tiket masuk ke beberapa tempat wisata di Banyuwangi. Harga: tergantung agen travel. Syarat: minimum 10 orang.
  • Paket Adventure: Biasanya termasuk aktivitas outdoor kayak hiking, surfing, atau diving. Harga: tergantung agen travel. Syarat: tergantung aktivitas.
  • Paket All-Inclusive: Biasanya termasuk semua fasilitas dan layanan yang kamu butuhin selama liburan. Harga: tergantung agen travel. Syarat: tergantung paket.

Jadwal Operasional

Pulau Merah buka setiap hari, dari pagi sampe sore. Tapi, jam operasionalnya gak tentu, tergantung kondisi cuaca dan pasang surut air laut. Biasanya sih, mulai buka sekitar jam 07.00 dan tutup sekitar jam 18.00.

Musim ramai di Pulau Merah biasanya pas musim liburan sekolah, lebaran, atau tahun baru. Pas musim ini, pengunjungnya bisa membludak. Jadi, siap-siap aja buat ngantri dan desak-desakan. Tipsnya, datengnya agak pagian atau sorean, biar gak terlalu rame.

Musim sepi di Pulau Merah biasanya pas hari kerja atau di luar musim liburan. Pas musim ini, pengunjungnya gak terlalu banyak. Jadi, kamu bisa lebih leluasa buat nikmatin keindahan pantai dan bukit merah. Harganya juga biasanya lebih murah, soalnya banyak penginapan yang nawarin diskon.

Pulau Merah jarang banget tutup. Paling cuma tutup pas ada cuaca ekstrem atau upacara adat yang penting. Tapi, biasanya diumumin jauh-jauh hari kok. Jadi, pantengin terus informasi terbaru ya.

Waktu terbaik buat berkunjung ke Pulau Merah ya pas pagi atau sore hari. Pas pagi, udaranya masih sejuk dan ombaknya gak terlalu gede. Cocok buat berenang atau main air. Pas sore, kamu bisa nikmatin sunset yang memukau. Langitnya bisa berubah jadi warna-warni yang romantis.

Jam Operasional Terbaru

Hari Jam Buka Jam Tutup Catatan Khusus
Senin 07.00 18.00 Tergantung kondisi cuaca
Selasa 07.00 18.00 Tergantung kondisi cuaca
Rabu 07.00 18.00 Tergantung kondisi cuaca
Kamis 07.00 18.00 Tergantung kondisi cuaca
Jumat 07.00 18.00 Tergantung kondisi cuaca
Sabtu 07.00 18.00 Tergantung kondisi cuaca
Minggu 07.00 18.00 Tergantung kondisi cuaca
Libur Nasional 07.00 18.00 Tergantung kondisi cuaca

Musim dan Periode Terbaik

  • Musim Ramai: Juni-Agustus (liburan sekolah), Desember-Januari (tahun baru). Karakteristik: pengunjung membludak, harga naik, antrian panjang. Tips: dateng pagi, booking penginapan jauh-jauh hari.
  • Musim Sepi: Februari-April, September-November. Keuntungan: pengunjung sedikit, harga murah, suasana tenang. Diskon: penginapan, sewa kendaraan.
  • Periode Tutup/Maintenance: Jarang terjadi. Biasanya hanya saat cuaca ekstrem atau upacara adat penting.
  • Jam Favorit: 07.00-09.00 (udara sejuk, ombak tenang), 16.00-18.00 (sunset).
  • Hari Terbaik: Hari kerja (Senin-Jumat), di luar musim liburan.

Kuliner di Sekitar Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Di sekitar Pulau Merah, banyak warung makan yang nawarin menu seafood segar. Ada ikan bakar, udang goreng, cumi asam manis, dan lain-lain. Harganya juga lumayan terjangkau, sekitar Rp 20.000 – Rp 50.000 per porsi.

Selain warung makan, ada juga beberapa cafe dan tempat nongkrong yang asik. Biasanya, mereka nawarin kopi, teh, jus, dan camilan ringan. Cocok buat santai setelah puas main air.

Makanan khas daerah yang wajib dicoba di Banyuwangi ya nasi tempong. Nasi tempong itu nasi putih yang disajiin sama sayur rebus, tahu, tempe, ikan asin, dan sambal super pedas. Dijamin bikin ketagihan!

Untuk street food dan jajanan lokal, kamu bisa cari di sekitar Pasar Pesanggaran. Ada pentol, batagor, siomay, dan lain-lain. Harganya murah meriah, mulai dari Rp 5.000 aja. Pemahaman mendalam tentang kompensasi tenaga kerja memerlukan analisis menyeluruh, dan Daftar Gaji Seluruh Indonesia menjadi salah satu indikator pentingnya
.

Kalau budget kamu terbatas, bisa makan di warung-warung kecil yang ada di sekitar pantai. Kalau budget kamu lumayan banyak, bisa makan di restoran seafood yang agak mewah. Kalau budget kamu pengen yang paling mewah, bisa cari restoran di kota Banyuwangi.

Rekomendasi Tempat Makan

Nama Tempat Jenis Kuliner Menu Andalan Range Harga Jam Buka Lokasi
Warung Bu Jum Seafood Ikan Bakar Rp 20.000 – Rp 50.000 09.00 – 18.00 Dekat Pantai Pulau Merah
Cafe Pulau Merah Kopi, Teh, Camilan Kopi Susu Rp 10.000 – Rp 25.000 10.00 – 22.00 Dekat Pantai Pulau Merah
Warung Nasi Tempong Mbok Nah Nasi Tempong Nasi Tempong Komplit Rp 15.000 – Rp 30.000 08.00 – 17.00 Dekat Pasar Pesanggaran
Seafood Restaurant Pantai Merah Seafood Kepiting Saus Padang Rp 50.000 – Rp 150.000 11.00 – 21.00 Dekat Pantai Pulau Merah
Angkringan Mas Bro Angkringan Nasi Kucing Rp 2.000 – Rp 10.000 18.00 – 02.00 Dekat Pasar Pesanggaran

Makanan Khas Wajib Coba

  • Nasi Tempong: Nasi dengan sayur rebus, tahu, tempe, ikan asin, dan sambal pedas. Tempat terbaik: Warung Nasi Tempong Mbok Nah. Harga: Rp 15.000 – Rp 30.000.
  • Pecel Rawon: Pecel dengan kuah rawon. Tempat terbaik: Warung Pecel Rawon di kota Banyuwangi. Harga: Rp 20.000 – Rp 40.000.
  • Sego Cawuk: Nasi dengan kuah pindang dan parutan kelapa. Tempat terbaik: Warung Sego Cawuk di kota Banyuwangi. Harga: Rp 15.000 – Rp 30.000.
  • Rujak Soto: Rujak dengan kuah soto. Tempat terbaik: Warung Rujak Soto di kota Banyuwangi. Harga: Rp 20.000 – Rp 40.000.
  • Kue Bagiak: Kue kering dari tepung sagu. Tempat terbaik: Toko oleh-oleh di kota Banyuwangi. Harga: Rp 25.000 – Rp 50.000 per kotak.

Akomodasi di Sekitar Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Di sekitar Pulau Merah, banyak penginapan yang bisa kamu pilih. Ada hotel berbintang, guest house, homestay, villa, dan camping ground. Harganya juga bervariasi, tergantung fasilitas dan lokasi.

Hotel berbintang biasanya nawarin fasilitas yang lebih lengkap, kayak kolam renang, restoran, dan spa. Harganya juga lebih mahal, sekitar Rp 500.000 – Rp 1.000.000 per malam.

Guest house dan homestay biasanya lebih sederhana, tapi lebih nyaman dan terjangkau. Harganya sekitar Rp 150.000 – Rp 300.000 per malam.

Villa cocok buat yang liburan bareng keluarga atau temen-temen. Biasanya, villa punya beberapa kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan kolam renang pribadi. Harganya sekitar Rp 500.000 – Rp 2.000.000 per malam.

Kalau kamu pengen nyoba pengalaman yang beda, bisa camping di sekitar pantai. Ada beberapa camping ground yang nyediain tenda dan fasilitas lainnya. Harganya sekitar Rp 50.000 – Rp 100.000 per malam.

Rekomendasi Akomodasi

  • Red Island Bungalow
    • Tipe: Bungalow
    • Range Harga: Rp 250.000 – Rp 400.000
    • Jarak ke Objek Wisata: 500 meter
    • Fasilitas Utama: AC, kamar mandi dalam, sarapan
    • Kontak/Reservasi: Booking.com
  • Homestay Pulau Merah
    • Tipe: Homestay
    • Range Harga: Rp 150.000 – Rp 250.000
    • Jarak ke Objek Wisata: 200 meter
    • Fasilitas Utama: Kipas angin, kamar mandi luar, sarapan
    • Kontak/Reservasi: Agoda
  • Villa Solong
    • Tipe: Villa
    • Range Harga: Rp 800.000 – Rp 1.500.000
    • Jarak ke Objek Wisata: 1 km
    • Fasilitas Utama: Kolam renang pribadi, dapur, ruang tamu
    • Kontak/Reservasi: Agoda
  • Kampung Osing Inn
    • Tipe: Hotel
    • Range Harga: Rp 350.000 – Rp 600.000
    • Jarak ke Objek Wisata: 5 km
    • Fasilitas Utama: AC, kamar mandi dalam, kolam renang, restoran
    • Kontak/Reservasi: Booking.com
  • Grand Harvest Resort and Villas
    • Tipe: Resort & Villas
    • Range Harga: Rp 700.000 – Rp 2.000.000
    • Jarak ke Objek Wisata: 10 km
    • Fasilitas Utama: AC, kamar mandi dalam, kolam renang, restoran, spa
    • Kontak/Reservasi: Agoda

Oleh-oleh dan Pusat Belanja

Oleh-oleh khas dari Pulau Merah ya kerajinan dari kerang dan pasir laut. Ada gantungan kunci, hiasan dinding, dan lain-lain. Harganya juga murah meriah, mulai dari Rp 5.000 aja.

Selain kerajinan, kamu juga bisa beli makanan khas Banyuwangi, kayak kue bagiak, sale pisang, atau kopi lanang. Tempat belinya ya di toko oleh-oleh yang ada di kota Banyuwangi.

Untuk pusat perbelanjaan, di sekitar Pulau Merah gak ada mall atau pasar modern. Tapi, kamu bisa ke Pasar Pesanggaran buat beli kebutuhan sehari-hari atau jajanan lokal.

Tips belanja, jangan lupa nawar ya, apalagi kalau belinya di pasar tradisional. Perhatiin juga kualitas barangnya, jangan sampe dapet yang jelek. Kalau beli makanan, pastikan tanggal kadaluarsanya masih lama.

Rekomendasi oleh-oleh, mending beli kerajinan atau makanan yang tahan lama. Soalnya, kalau beli makanan yang gampang basi, takutnya gak sampe rumah udah rusak.

Galeri Foto Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Oleh-oleh Khas Wajib Beli

  • Kerajinan Kerang: Gantungan kunci, hiasan dinding, dll. Lokasi: Warung oleh-oleh di sekitar pantai. Harga: Rp 5.000 – Rp 20.000. Tips: Pilih yang bahannya kuat dan warnanya menarik.
  • Kue Bagiak: Kue kering dari tepung sagu. Lokasi: Toko oleh-oleh di kota Banyuwangi. Harga: Rp 25.000 – Rp 50.000 per kotak. Tips: Pilih yang masih fresh dan kemasannya rapi.
  • Sale Pisang: Pisang yang dikeringkan dan digulung. Lokasi: Toko oleh-oleh di kota Banyuwangi. Harga: Rp 20.000 – Rp 40.000 per bungkus. Tips: Pilih yang teksturnya lembut dan rasanya manis.
  • Kopi Lanang: Kopi dengan biji tunggal. Lokasi: Toko kopi di kota Banyuwangi. Harga: Rp 50.000 – Rp 100.000 per bungkus. Tips: Pilih yang aromanya kuat dan rasanya khas.
  • Batik Banyuwangi: Kain batik dengan motif khas Banyuwangi. Lokasi: Toko batik di kota Banyuwangi. Harga: Rp 100.000 – Rp 500.000 per kain. Tips: Pilih yang motifnya

Video Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Kesimpulan

Jadi, gimana? Udah kebayang kan serunya main ke Pantai Pulau Merah? Dari pasirnya yang unik, pemandangan sunset yang bikin hati meleleh, sampai ombaknya yang menantang para peselancar, semuanya bikin pengalaman di sana jadi nggak terlupakan. Pantai ini bukan cuma soal keindahan visual, tapi juga soal merasakan energi alam yang kuat dan bikin kita merasa lebih hidup. Jujur deh, ngebayanginnya aja udah bikin pengen langsung packing dan cabut ke sana, kan?

Nah, tunggu apa lagi? Kalau kamu lagi nyari tempat buat healing atau sekadar pengen lepas dari penatnya rutinitas, Pantai Pulau Merah di Banyuwangi ini bisa jadi pilihan yang tepat. Jangan lupa bawa kamera buat abadikan momen-momen indah di sana, dan yang paling penting, ajak orang-orang tersayang biar pengalamanmu makin berkesan. Dijamin, deh, sekali datang, kamu bakal ketagihan dan pengen balik lagi! Yuk, rencanakan liburanmu sekarang dan rasakan sendiri keajaiban Pantai Pulau Merah!

Oke siap! Mari kita buat FAQ tentang Pantai Pulau Merah Banyuwangi dengan gaya storytelling yang asik dan tentunya SEO-friendly!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Pantai Pulau Merah Banyuwangi itu sebenarnya seperti apa sih? Apa yang bikin pantai ini spesial sampai banyak yang pengen kesana?

Oke, jadi gini, Pantai Pulau Merah itu bukan sekadar pantai biasa. Bayangin deh, pasirnya yang lembut keemasan, ombaknya yang asik buat surfing (tapi tetap ramah kok buat yang baru belajar), dan yang paling ikonik, ada bukit kecil berwarna merah bata yang berdiri gagah di tepi pantai. Bukit inilah yang bikin pantai ini dinamakan “Pulau Merah”.

Selain pemandangannya yang super instagramable, Pantai Pulau Merah juga punya aura magis yang bikin betah. Mungkin karena angin sepoi-sepoi yang bikin rileks, atau mungkin karena keramahan penduduk lokalnya yang selalu siap menyambut wisatawan. Yang pasti, sekali ke sana, pasti pengen balik lagi!

Kalau mau liburan ke Pantai Pulau Merah Banyuwangi, enaknya datang bulan apa ya biar cuacanya bagus dan nggak terlalu ramai?

Nah, ini pertanyaan penting nih! Biar liburanmu makin maksimal, waktu terbaik buat mengunjungi Pantai Pulau Merah itu sekitar bulan April sampai Oktober. Kenapa? Karena di bulan-bulan itu, cuacanya lagi cerah-cerahnya, jarang hujan, dan ombaknya juga pas buat surfing atau sekadar main air.

Kalau kamu pengen suasana yang lebih tenang dan nggak terlalu ramai, hindari datang pas musim liburan sekolah atau hari raya. Tapi, kalau kamu suka keramaian dan pengen merasakan euforia liburan bareng banyak orang, ya silakan aja datang kapan aja! Yang penting, tetap jaga kebersihan dan keselamatan ya!

Berapa ya kira-kira biaya masuk dan harga sewa perlengkapan surfing di Pantai Pulau Merah Banyuwangi? Ada tips biar liburan hemat disana?

Tenang, liburan ke Pantai Pulau Merah nggak bakal bikin kantong jebol kok! Untuk tiket masuk, biasanya sekitar Rp10.000 – Rp15.000 per orang. Kalau mau sewa papan surfing, harganya bervariasi, sekitar Rp50.000 – Rp100.000 per jam, tergantung jenis papan dan kemampuan negosiasimu. Hehe…

Tips biar liburan hemat? Bawa bekal makanan dan minuman sendiri, cari penginapan yang agak jauh dari pantai (biasanya lebih murah), dan jangan ragu buat nawar harga sewa perlengkapan. Oh ya, jangan lupa juga buat bandingkan harga di beberapa tempat sebelum memutuskan untuk menyewa atau membeli sesuatu. Selamat berhemat!

Selain surfing dan menikmati pemandangan, ada aktivitas seru apa lagi ya yang bisa dilakukan di Pantai Pulau Merah Banyuwangi?

Wah, banyak banget! Selain surfing dan menikmati pemandangan yang indah, kamu bisa berenang (tapi tetap hati-hati ya!), berjemur sambil baca buku, atau sekadar jalan-jalan di sepanjang pantai sambil menikmati deburan ombak.

Buat yang suka fotografi, jangan lupa bawa kamera! Pantai Pulau Merah punya banyak spot foto yang keren banget, terutama saat matahari terbit atau terbenam. Kamu juga bisa mencoba menjelajahi bukit Pulau Merah dan menikmati pemandangan dari ketinggian. Dijamin nggak bakal nyesel!

Bagaimana ya cara paling mudah dan cepat untuk menuju ke Pantai Pulau Merah Banyuwangi dari pusat kota atau bandara?

Oke, dari pusat kota Banyuwangi atau Bandara Internasional Banyuwangi (BWX), cara paling mudah dan cepat untuk menuju Pantai Pulau Merah adalah dengan menyewa mobil atau motor. Perjalanan dari pusat kota biasanya memakan waktu sekitar 2-3 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan jasa ojek online atau taksi, tapi harganya mungkin akan lebih mahal. Kalau mau lebih hemat, kamu bisa naik angkutan umum (bus atau angkot) sampai ke Terminal Jajag, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek atau angkutan desa. Tapi, siap-siap ya karena perjalanannya mungkin akan lebih lama dan melelahkan. Jangan lupa cek Google Maps biar nggak nyasar!

Related Post :